√ Gaji Welding Underwater Per Bulan di Indonesia 2021

Gaji Welding Underwater – Tukang las bawah laut atau welding underwater merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat risiko yang tinggi. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah, dan perlu menjalani pendidikan dan pelatihan khusus untuk menjadi welding underwater.

Dibalik risiko kerja yang tinggi, gaji seorang welding underwater ternyata sangat besar. Hal inilah yang menjadikan profesi welding underwater menjadi salah satu jenis PEKERJAAN DENGAN GAJI BESAR, karena memang memiliki risiko kerja yang sangat tinggi dan berbahaya.

Welding underwater ini menjadi jenis welder (tukang las) dengan potensi penghasilan sangat tinggi per bulannya. Meskipun menawarkan gaji per bulan yang tinggi, namun pekerjaan ini kurang diminati, hal itu tak terlepas dari pelatihan dan risiko menjadi tukang las bawah laut itu sendiri.

Meskipun demikian, namun banyak orang yang sangat penasaran dengan upah yang didapat tukang las bawah laut dalam sebulan. Adapun, informasi gaji welding underwater per bulan, akan kamu ulas tuntas lebih dalam pada penjelasan lengkap di bawah ini.

Gaji Welding Underwater

Gaji Welding Underwater

Gaji seorang welding underwater memang terkesan sangat menggiurkan. Tentunya gaji besar yang diperoleh sebanding dengan risiko yang didapatkan.

Gaji penyelam komersial dan welding underwater rata-rata sekitar USD 26,32 per jam atau sekitar Rp. 370 ribu per jam. Sedangkan untuk gaji per tahun rata-rata sekitar USD 54.750 atau sekitar Rp. 771 juta.

Namun, ada juga welding underwater yang dibayar USD 200 per jam (sekitar Rp. 2,7 juta). Itu artinya jika mereka bekerja 8 jam sehari maka gaji yang diperoleh sebesar Rp. 21 juta per hari atau Rp. 462 juta per bulan.

Nilai yang sangat fantastis bukan. Di beberapa wilayah Indonesia sendiri, welder biasanya bisa memperoleh penghasilan 5-10 juta per bulan. Misalnya saja seperti welder Batam yang memperoleh gaji 4-10 juta per bulan. Sedangkan, untuk di PT IWIP sendiri seorang welder digaji 6-8 juta per bulan.

Selisih yang terbilang sangat jauh, itulah mengapa teknik menjadi salah satu JURUSAN SMK YANG GAJINYA BESAR. Meskipun demikian, namun untuk menjadi welding underwater memerlukan pelatihan khusus setelah lulus SMK.

Tunjangan Welding Underwater

Tunjangan Welding Underwater

Sebagai pekerjaan dengan risiko tinggi, tentu saja seorang tukang las bawah laut akan menerima tunjangan selain gaji pokok. Itu adalah hal terpenting dari sebuah pekerjaan berisiko tinggi.

Di Indonesia sendiri tunjangan welding underwater umumnya berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yang bisa didapatkan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan, untuk welding underwater di luar negeri, mungkin tunjangan yang diberikan sama hanya saja sebutannya yang berbeda. Mungkin diluar sana lebih dikenal dengan asuransi.

Pelatihan Khusus Welding Underwater

Pelatihan Khusus Welding Underwater

Seperti sudah kami singgung sebelumnya, bahwasanya untuk menjadi seorang welding underwater membutuhkan pelatihan khusus. Mereka bukan hanya dilatih dalam pengelasan, namun juga dilatih untuk menyelam (scuba diving).

SCUBA merupakan singkatan dari Self-Contained Underwater Breathing Appartus atau perangkat bernapas bawah air yang berdiri sendiri.

Ada banyak sekolah underwater welding di Indonesia salah satunya ialah SLV dengan biaya Rp. 65.000.000 untuk 1,5 bulan dan akan memperoleh sertifikat BNSP.

Risiko Tukang Las Bawah Laut

Risiko Tukang Las Bawah Laut

Risiki utama pekerjaan ini ialah aliran arus listrik. Selain itu, ada juga bahaya penyakit terkait dekompresi yang melibatkan jumlah tekanan dan gas yang dihirup saat menyelesaikan pekerjaan.

Bukan hanya itu saja, alat yang dibutuhkan juga cukup bahaya. Pengelasan di bawah air menghadapkan pekerjaan pada bahaya listrik. Mereka biasanya menggunakan 300-400 ampere arus listrik untuk menyalakan alat pengelasan.

Risiko lainnya yaitu gelembung bisa menjadi teman, bisa juga menjadi musuh. Gelembung sangat penting ketika melakukan pengelasan di bawah air.

Sebuah gelembung besar biasanya terbentuk di sekitar busur dan merupakan pelindung utama. Gelembung tersebut mengandung 70% hidrogen, 25% karbon dioksida dan 5% karbon mokosida.

Gelembung tersebut diciptakan oleh pembakaran fluks yang menciptakan reaksi kimia, meskipun itu bisa membantu proses pengelasan. Akan tetapi gelembung tersebut juga bisa menimbulkan masalah.

Lingkungan tidak stabil dan tidak terkendali seringkali membuat gelembung terbang ke atas serta menghalangi pandangan. Gelembung-gelembung tersebut juga bisa meningkatkan risiko pengelasan gagal.

Ilmu Tukang Las Bawah Air

Ilmu Tukang Las Bawah Air

Menjadi welding underwater bukan hanya membutuhkan keahlian dibidang las pada umumnya. Karena sejatinya pekerjaan ini dilakukan di bawah air tentunya ada ilmu baru yang mestinya harus dipelajari.

Dalam welding underwater, setidaknya ada tiga kemungkinan untuk memindahkan panas. Tiga kemungkinan tersebut meliputi Katoda, Anoda serta Plasma. Ilmu tersebut mesti dikuasai oleh seorang welding underwater.

Nah, itulah informasi dari pilihprofesi.com seputar gaji welding underwater beserta risiko, tunjangan dan pendidikan khusus tukang las bawah air. Welding underwater umumnya bekerja di sebuah perusahaan tambang minyak ataupun sebagai teknisi kapal. Demikian, informasi gaji tukang las bawah air dari kami semoga informasi di atas bermanfaat.