√ Gaji Perawat Anestesi 2021 : Tugas & Tanggung Jawab

Gaji Perawat Anestesi – Identik dengan orang pertama yang menangani seorang pasien saat berada di rumah sakit. Tentunya PERAWAT bagi Anda sudah tidak asing lagi.

Siapa sangka menjadi perawat tersebut menjadi salah satu profesi yang banyak orang inginkan. Hal itu, bisa juga dipengaruhi oleh besaran gaji atau penghasilan yang diterimanya.

Karena seperti Anda ketahui sendiri gaji perawat di Indonesia saja cukup menggiurkan. Namun itu akan tergantung dengan jenis perawat dan tempat kerja dari perawat itu sendiri di mana.

Nah, pada pembahasan kali ini pilihprofesi.com sendiri akan menyampaikan informasi mengenai besaran gaji seorang perawat anestesi. Mungkin banyak yang bertanya akan besaran gaji ini.

Gaji Perawat Anestesi Tugas Cara Menjadi Perawat

Untuk lebih jelas akan berapa nominal uang yang diterima seorang perawat anestesi berikut akan disampaikan secara lengkap di bawah ini. Jadi, terus untuk simak pembahasan gaji perawat ini sampai akhir.

Apa Itu Perawat Anestesi?

Apa Itu Perawat Anestesi

Anestesi sendiri merupakan keadaan kehilangan sensasi atau kesadaran sementara yang terkontrol yang di induksi untuk tujuan medis. Hal ini juga mungkin termasuk analgesia, kelumpuhan, amnesia, atau tidak sadarkan diri.

Jadi seorang perawat anestesi adalah seorang tenaga medis yang menempuh pendidikan keperawatan jurusan anestesi. Di mana nantinya perawat anestesi menangani pasien dengan cara memberikan obat bius sebelum melakukan tindakan operasi.

Gaji Perawat Anestesi

Gaji Perawat Anestesi

Berbicara mengenai gaji atau penghasilan dari perawat anestesi sendiri terbilang cukup beragam. Biasanya perawat jurusan anestesi yang bekerja di ruang bedah rumah sakit, sekali menangani tindakan operasi pada pasien bisa uang Rp 500 – Rp 600.

Besaran tersebut hanya sekali operasi, jadi jika semakin banyak menangani operasi dalam seharinya maka gaji juga akan semakin tinggi. Dibuat sebulan menangani 25 pasien operasi saja, maka perawat anestesi bisa mengantongi uang Rp 12 – 15 jutaan.

Bahkan jika perawat anestesi bekerja di rumah sakit tipe A atau B, biasanya besaran biaya akan jauh lebih besar. Jadi dapat dipastikan besaran gaji atau penghasilan dari salah satu jenis perawat ini terbilang menggiurkan.

Nah, perawat anestesi diluar negeri di mana sudah terdaftar dan bersertifikat (CRNA) bisa menjadi salah satu perawat praktik lanjutan dengan penghasilan tertinggi. Menurut data survei, gaji bisa berkisar dari $ 96.175 hingga 184.547 per tahun.

Atau jika dikurskan ke dalam rupiah gaji perawat anestesi tersebut berkisar Rp 140 – Rp 250 jutaan. Tentu angka tersebut berbeda dengan jauh dengan gaji perawat anestesi di Indonesia.

Tugas & Tanggung Jawab Perawat Anestesi

Tugas Tanggung Jawab Perawat Anestesi

Sedangkan untuk tugas dan tanggung jawab sendiri, seorang perawat anestesi memiliki beberapa tugas yang harus dikerjakan. Tugas tersebut di antara lainnya:

  • Perawat anestesi memiliki tugas utama yaitu membantu tugas dari dokter dalam melakukan proses pembiusan sebelum menjalankan operasi.
  • Ketika proses operasi sudah mulai berjalan, perawat anestesi bertanggung jawab terhadap manajemen pasien, alat medis dan obat yang digunakan dalam penanganan operasi.
  • Sebelum menjalankan operasi perawat anestesi memastikan riwayat alergi dan penyakit pasien sebelum di bius.
  • Sebelum pasien di operasi, perawat anestesi juga memastikan identitas diri dari pasien yang akan di bius.
  • Setelah operasi berhasil atau selesai, maka perawat anestesi bersama dengan dokter nantinya akan menunggu serta memantau kondisi pasien sampai benar-benar sadar dan efek obat bius hilang.

Cara Menjadi Perawat Anestesi

Cara Menjadi Perawat Anestesi

Setelah tahu akan pengertian, gaji, tugas dan tanggung jawabnya. Anda juga perlu tahu cara untuk bisa menjadi seorang perawat anestesi. Berikut beberapa cara atau langkah untuk bisa menjadi perawat anestesi:

1. Gelar Sarjana

Calon perawat anestesi harus mendapatkan gelar sarjana terlebih dahulu. Selain itu, program perawat anestesi kerap mengharuskan pelamar untuk mempertahankan IPK keseluruhan dan IPK sains minimal di angka 3.0 atau lebih baik.

2. Lisensi

Semua negara termasuk Indonesia mewajibkan perawat untuk lulus Ujian Lisensi Dewan Nasional untuk Perawat Terdaftar (NCLEX-RN) agar mendapatkan lisensi sebelum diizinkan berlatih.

3. Pengalaman

Gelar master anestesi perawat mengharuskan pelamar memiliki minimal satu tahun pengalaman profesional atau pengalaman perawatan secara langsung. Untuk hal ini, perawat bisa memperoleh pengalaman dengan bekerja rumah sakit.

4. Gelar Master

Program gelar master dalam anestesi perawat membutuhkan minimal 27 bulan kehadiran secara penuh. Di mana nantinya calon perawat anestesi diberikan pembelajaran pengoperasian alat anestesi dan mengelola situasi pembedahan.

5. Menjadi CRNA

Mendapatkan kredensial CRNA dengan cara berlatih. Seperti misalnya setiap dua tahun, calon perawat anestesi harus menyelesaikan 40 jam pendidikan berkelanjutan yang disetujui dan menyerahkan dokumentasi lisensi valid.

6. Pengalaman Akademik

Langkah berikutnya yaitu calon perawat anestesi harus lebih berfokus pada akademik, mungkin ini menjadi dengan cara mendapatkan gelar doktor dan melakukan penelitian. Bisa juga untuk menjadi bagian dari tim peneliti.

Demikian informasi mengenai gaji seorang perawat anestesi yang bisa pilihprofesi.com sampaikan. Semoga adanya informasi gaji, bayaran, upah atau penghasilan tersebut bisa bermanfaat dan berguna bagi semua yang membutuhkan.