√ Gaji Tukang Parkir Motor 2021 : Resmi & Tidak Resmi (Liar)

Gaji Tukang Parkir Motor – Bekerja memang menjadi kewajiban setiap orang, apa lagi untuk Anda yang sudah berkeluarga. Tentunya pekerjaan apapun akan dilakukan untuk bisa mendapatkan uang.

Pekerjaan tersebut datang dari berbagai macam profesi, baik itu pekerjaan kantoran atau pekerjaan keras seperti kuli, karyawan atau bahkan menjadi tukang parkir. Yang terpenting hasil dari uang tersebut halal.

Memang tukang parkir atau juru parkir mungkin terkadang menjadi salah satu profesi yang dianggap sepele dan diremehkan. Namun siapa sangka gaji atau penghasilannya cukup menggiurkan dan banyak membuat orang terpana.

Nah pada kesempatan kali ini sendiri pilihprofesi.com akan menyampaikan informasi mengenai gaji dari seorang tukang parkir motor. Mungkin banyak berita beredar jika seorang tukang parkir memiliki gaji fantastis.

Gaji Tukang Parkir Motor

Gaji Tukang Parkir Motor

Lantas berapa sebenarnya gaji tukang parkir itu sendiri? Agar lebih jelas mengenai hal tersebut, berikut akan disampaikan secara lengkap mengenai gaji tukang parkir tersebut di bawah ini. Jadi simak ulasan ini sampai akhir.

Penghasilan Tukang Parkir Motor

Berbicara mengenai gaji sendiri, nantinya ada sebuah perbedaan antar tukang parkir, karena di Indonesia sendiri terdapat dua macam tukang parkir yaitu yang resmi dan tidak resmi (liar). Keduanya juga akan memiliki gaji berbeda satu sama lain.

Tukang Parkir Resmi

Tukang Parkir Resmi

Untuk tukang parkir resmi atau sudah bekerja sama dengan Pemprov maupun Dishub, biasanya akan membagi hasil dari pendapatan itu setiap harinya. Seperti di Jakarta, menurut dari salah satu tukang parkirnya, ia mengharuskan menyetor sebesar Rp 60 ribu.

Nanti uang lebihnya akan menjadi penghasilan dari si tukang parkir tersebut, namun uang setoran Rp 60 ribu itu sudah menjadi kewajiban. Sehingga saat keadaan ramai atau tidak nantinya tetap harus menyetorkan uang sebesar itu, bahkan terkadang nombok.

Mungkin jika keadaan sedang ramai dan banyak motor berdatangan, mungkin itu akan membuat juru parkir senang dan bahagia. Karena semakin banyak motor datang akan semakin banyak juga penghasilan hari itu.

Menjadikan pendapatan tukang parkir tersebut seharinya tidak menentu, bisa kadang Rp 50 ribu, Rp 100 ribu atau bahkan lebih. Jadi jika melihat gaji dari penghasilan setiap harinya tersebut, tukang parkir resmi di Jakarta dapat menghasilkan gaji sebesar Rp 2 – 4 jutaan.

Untuk di daerah-daerah lain juga sama, nantinya akan tergantung dengan kebijakan Pemprov yang meminta uang setoran dengan nominal berapa. Anda hanya perlu sesuaikan saja dengan daerah Anda dan juga tingkat keramaian dari motor yang parkit tentunya.

Tukang Parkir Tidak Resmi (Liar)

Tukang Parkir Tidak Resmi Liar

Sedangkan untuk tukang parkir tidak resmi atau liar itu sendiri bisa dikatakan memiliki lebih besar dari pada tukang parkir resmi. Mengapa begitu? Karena biasanya tukang parkir liar tidak memberikan uang setoran kepada Pemprov atau Dishub.

Biasanya tukang parkir liar itu sendiri akan bagi hasil dengan pemilik lahan. Seperti misalnya tukang parkir di toko, nantinya penghasilan akan dibagi dengan si pemilik toko atau yang punya lahan tersebut dengan ketentuan sudah disepakati antar keduanya.

Bahkan dari salah satu tukang parkir liar yang ada di Jakarta, ia dapat mengantongi uang sebesar Rp 300 ribu per harinya atau bisa dikatakan meraup Rp 9 juta per bulannya. Sungguh angka yang terbilang fantastis dan cukup menggiurkan.

Mungkin angka-angka tersebut bisa dikatakan lebih tinggi dari pada gaji orang kantoran atau perusahaan. Bahkan jika setiap bulannya mendapatkan di nominal sebesar itu bisa dikatakan hampir sama dengan salah satu GAJI PEGAWAI BANK MANDIRI.

Tugas Tukang Parkir Motor

Tugas Tukang Parkir Motor

Setelah mengetahui besaran penghasilan dari seorang juru parkir motor, tentunya Anda juga perlu tahu tentang tugas-tugas jadi seorang juru parkir motor. Berikut beberapa tugasnya:

  • Memberikan pelayanan pada semua orang maupun motor yang ingin masuk dan keluar di tempat parkir.
  • Memberikan atau menempelkan karcis pada motor yang parkir.
  • Menerima pembayaran retribusi sesuai dengan tarif ketentuan yang diberlakukan.
  • Menjaga ketertiban dan keamanan pada motor yang parkir.
  • Memberikan tutup di atas jok motor seperti kardus saat cuaca panas & menutup helm saat sedang hujan.
  • Saat ada motor yang ingin keluar maka harus membantu mengeluarkan secara aman dan lancar.
  • Membantu pengguna motor untuk menyeberang secara aman.

Syarat & Cara Daftar Menjadi Tukang Parkir Resmi

Syarat Cara Daftar Menjadi Tukang Parkir Resmi

Bisa dikatakan untuk menjadi juru atau tukang parkir resmi sendiri tidak terlalu sulit, bahkan notabene tidak ada persyaratan khusus saat pendaftaran. Yang terpenting hanya perlu memiliki rasa tanggung jawab dan bisa mengatur/memberi arahan saat memarkirkan motor.

Sedangkan untuk cara daftarnya sendiri yaitu tinggal membuat surat lamaran dan mengantarkannya ke kantor pusat Pemprov atau Dishub saja. Yang jelas tidak ada syarat yang sulit untuk dilengkapi, bahkan pendidikan terakhir juga tidak berlaku di beberapa daerah.

Mungkin itulah informasi yang dapat pilihprofesi.com sampaikan untuk Anda semua mengenai gaji seorang juru parkir yang terkadang dianggap remeh. Semoga dengan adanya ulasan di atas bisa menambah wawasan Anda semua.